penggunaan listrik berikut yang dapat membahayakan keselamatan adalah
Berikutadalah jawaban yang paling benar dari pertanyaan "perhatikan contoh peristiwa berikut! tiba-tiba seorang ibu menyerobot lampu merah di traffic light dan hampir saja terjadi kecelakaan. spontan seorang polisi mengejar pengendara tersebut dan diberhentikan kemudian diminta menunjukkan surat-surat kendaraan termasuk sim dan ditunjukkan kesalahannya. ternyata ibu tersebut adalah istrinya
Berikutadalah tips kesehatan dan keselamatan kerja dalam menggunakan komputer agar terhindar dari bahaya yang tidak dikehendaki. leher, punggung, dan pinggang bagian bawah. Selain itu, dampak negatif dalam penggunaan komputer yang berkaitan dengan keselamatan kerja seperti tubuh bengkak, kesemutan, anggota tubuh kaku, sakit ginjal, mata
yangmenggunakan prosedur yang sistematis dan terorganisir. 2. Penggunaan dapat di artikan sebagai proses, cara perbuatn pemakaian sesuatu, penggunaan sebagai aktivitas memakai sesuatu atau membeli sesuatu berupa barang dan jasa. 3. Alat - alat keselamatan adalah kelengkapan yang wajib digunakan saat
Berikutini beberapa poin yang dapat diterapkan untuk menjamin keselamatan kerja di area pertambangan, diantaranya : 1. Mensosialisasikan ke seluruh staff pekerja. Perlu digarisbawahi bahwa kebijakan K3 tidak semuanya dapat dipahami oleh para pekerja atau staff.
Vay Nhanh Fast Money. Tegangan listrik yang kuat sangat berbahaya bagi keselamatan. Sumber memiliki sejumlah manfaat bagi manusia. Tak heran, listrik telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari karena dapat membantu manusia dalam melakukan aktivitasnya. Dengan adanya listrik, manusia bisa mengoperasikan komputer untuk pekerjaan, menonton tv untuk hiburan, bahkan menggerakkan mesin pabrik untuk memproduksi Susanta dan Sasi Agustoni dalam buku Kiat Hemat Bayar Listrik berpendapat bahwa listrik merupakan penopang utama kegiatan manusia modern. Secara sederhana, listrik adalah sumber energi yang disalurkan melalui kabel atau penghantar lainnya. Dengan adanya energi ini, membuat sejumlah peralatan yang menggunakan listrik beroperasi. Tak heran, listrik dinilai sangat berguna bagi kehidupan di samping sejumlah manfaat yang didapatkan dari penggunaan listrik, ternyata listrik juga berbahaya yang bahkan mengancam nyawa manusia. Bahaya Listrik Bagi ManusiaTersengat atau tersetrum listrik merupakan suatu bahaya yang dapat mengancam keselamatan manusia. Mungkin di beberapa kasus, seseorang tidak meninggal dunia usai tersengat listrik. Hal itu karena manusia memiliki batasan tersendiri dalam menahan sengatan buku Mengenal Listrik Lebih Baik dari Segala Sisi karya Hendi, manusia mampu menahan listrik 12 Volt yang bersumber dari aki atau akumulator. Kekuatan aliran listrik dibagi menjadi empat kelompok dilihat dari sisi yang membahayakan manusia, yakni1. Kekuatan arus listrik 0,1-0,5 mA. Pada kekuatan ini, manusia belum bisa merasakan aliran listrik ketika tersengat atau Kekuatan arus listrik 0,5-10 mA. Manusia jika tersengat listrik dengan kekuatan ini akan merasakan kesemutan di daerah permukaan kulit. Jantung juga mulai menunjukkan reaksinya terhadap sengatan listrik PLN sebesar 220V akan mengancam nyawa manusia. Sumber Kekuatan arus listrik 200-500 mA. Apabila tersengat listrik dengan kekuatan sekitar 200-500 mA, jantung manusia akan memberikan respons kaget dan akan terasa amat sakit. Apabila tersengat lebih dari 0,5 detik maka akan bahaya bagi Kekuatan arus listrik di atas 500 mA. Tersengat listrik di atas 500 mA sangatlah bahaya bagi seorang manusia. Tak hanya jantung, sistem peredaran darah manusia juga akan terganggu yang dapat mengakibatkan ini, manusia perlu berhati-hati dalam penggunaan listrik, terlebih ketika menggunakan listrik dengan jumlah yang yang Harus Kamu Lakukan untuk Menjaga Keselamatan dari Bahaya Tersengat Listrik?Untuk menjaga keselamatan, ini cara menghindari bahaya dari tersengat listrik1. Memperhatikan Lisensi Peralatan ElektronikMasyarakat dianjurkan untuk menggunakan alat-alat yang telah memiliki standar dan lisensi dari lembaga-lembaga tepercaya seperti LMK Lembaga Masalah Kelistrikan, atau SNI Sertifikasi Nasional Indonesia. Untuk produk luar negeri, sebaiknya menggunakan alat yang memenuhi standar IEC Internasional Electrotechnical Commisions atau UL Underwriters Laboratories.2. Hindari Penggunaan Listrik Dekat AirAir dan listrik merupakan dua komponen yang tak bisa disatukan. Untuk itu, pastikan ketika menggunakan peralatan elektronik, tak ada aliran air atau genangan di sekitarnya. Contohnya, ketika menggunakan pengering rambut, sebaiknya tidak digunakan dalam kamar bersentuhan secara langsung dengan aliran atau penghantar listrik. Sumber Menggunakan Sarung TanganUntuk pekerja yang menangani arus listrik, sebaiknya menggunakan sarung tangan anti listrik agar dapat melindungi tangan dari sengatan listrik secara langsung. Apabila tak mempunyai sarung tangan, ketika menyalakan peralatan elektronik pastikan kondisi tangan sedang Jangan Gunakan Peralatan Listrik yang RusakUntuk menghindari bahaya listrik, sebaiknya menjauhi alat-alat elektronik yang telah rusak. Misalnya, kabel-kabel yang sudah terkelupas, dan juga stop kontak yang tidak yang akan terjadi jika manusia tersengat kekuatan arus listrik 0,5-10 mA?Berapa kekuatan arus listrik yang paling berbahaya untuk manusia jika tersengat?Apa lembaga yang mengeluarkan standar keamanan penggunaan listrik di Indonesia?
Anda seringkali mendengar adanya kebakaran yang dipicu oleh listrik. Banyak orang kehilangan nyawa akibat kena sengatan listrik. Masalah utama dalam mempelajari kelistrikan adalah tidak terlihat dan tidak bisa diraba. Bahaya listrik dibedakan menjadi dua, yaitu bahaya primer dan bahaya sekunder. Bahaya primer adalah bahaya-bahaya yang disebabkan oleh listrik secara langsung, seperti bahaya sengatan listrik dan bahaya kebakaran atau ledakan. Sedangkan bahaya sekunder adalah bahaya-bahaya yang diakibatkan listrik secara tidak langsung. Namun bukan berarti bahwa akibat yang ditimbulkannya lebih ringan dari yang primer. Misalnya bahaya sekunder antara lain adalah tubuh/bagian tubuh terbakar baik langsung maupun tidak langsung, jatuh dari suatu ketinggian, dan lain-lain. Menggunakan listrik banyak kelebihan seperti memberikan penerangan bagi kehidupan, memberi kemudahan dalam melakukan usaha serta kelebihan-kelibahan lainnya. Disamping banyaknya kelebihan dan kegunaanya, tidak sedikit yang bersifat merugikan, seperti kebakaran, menyebabkan hilangnya jiwa tersetrum listrik dll. Merugikan ini karena tidak bijaknya dalam menggunakan energi listrik ini, untuk itu Anda sebagai pengguna utama kelistrikan saatnya Anda tahu mengenai penggunaan listrik yang aman. Bahaya-bahaya listrik Setelah Anda tahu bahaya listrik setelah melihat akibatnya, misal lampu menyala, kipas berputar, dan radio tiga bahaya yang diakibatkan oleh listrik, yaitu kesetrum sengatan listrik, panas atau kebakaran, dan ledakan. Kesetrum atau sengatan listrik akan dirasakan jika arus listrik melalui tubuh Anda. Biasanya arus akan mulai dirasakan jika arus yang mengalir lebih dari 5 mA. Pada arus yang kecil, aliran arus hanya akan mengakibatkan kesemutan atau kehilangan kemampuan untuk mengendalikan tangan. Pada arus yang besar, arus listrik bisa membakar kulit dan daging Anda. Yang paling bahaya adalah jika arus tersebut mengalir melalui jantung atau otak. Perlu dicatat bahwa yang membahayakan adalah aliran arus listrik, bukan tegangan listrik. Meskipun tegangannya tinggi, bisa saja tidak membahayakan asalkan arusnya sangat kecil. Bahaya kedua adalah panas atau kebakaran. Panas muncul karena adanya aliran arus melalui suatu resistansi. Besarnya panas sebanding dengan kwadrat arus, besarnya resistansi, dan waktu. Jika Anda menggunakan kabel yang terlalu kecil maka resistansinya besar sehingga kawat bisa mengalami pemanasan. Kawat yang panas bisa menyebabkan terbakarnya isolasi kabel sehingga mengakibatkan terjadinya hubungsingkat. Kontak atau sambungan tak sempurna juga bisa menyebabkan timbulnya panas yang membakar isolasi kabel. Menutup lampu, menutup kipas angin, menutup layar komputer dengan bahan yang mudah terbakar juga membahayakan. Bahaya ketiga adalah ledakan. Saat terjadi hubungsingkat, arus listrik yang mengalir akan sangat besar. Arus yang sangat besar bisa menyebabkan kenaikan temperatur yang sangat cepat sehingga menyebabkan naiknya tekanan udara secara cepat. Untuk instalasi perumahan, bahaya ini mungkin tidak terlalu besar karena arus hubungsingkat yang mungkin terjadi tidak terlalu besar. Agar berkurang bahaya akibat penggunaan listrik, di Indonesia telah ada Peraturan Umum Instalasi Listrik PUIL. Di dalam PUIL, telah diatur bagaimana mengurangi risiko muculnya tegangan sentuh yang membahayakan orang. Menurut peraturan, seharusnya semua instalasi listrik harus mendapatkan sertifikat laik operasi SLO yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang. Sayangnya, banyak sekali instalasi listrik tidak memiliki SLO. Kalaupun memiliki SLO, seringkali Anda melakukan perubahan instalasi tanpa melapor kepada pihak yang berwenang. Tak jarang malah instalasi listrik diubah oleh orang yang bukan ahlinya. Baca Juga Bahaya Listrik Akibat Menumpuk Stop Kontak Selain membiasakan hanya menggunakan peralatan standar yang dijamin keamanannya, hal-hal berikut bisa mengurangi risiko bahaya listrik, yakni Jauhkan sumber-sumber listrik seperti saklar, sambungan listrik, kabel-kabel listrik. Gunakan standar pengamanan pemasangan sumber tersebut, sehingga tidak membahayakan dan terhindar dari sengatan, terutama untuk anak-anak. Gunakanlah material listrik, seperti kabel listrik, tusuk kontak listrik,saklar listrik yang terjamin kualitasnya sesuai dengan standar. Standar dari material listrik tersebut biasanya bertuliskan Standar Nasional Indonesia SNI, Lembaga Masalah Kelistrikan atau SPLN standar PLN. Segera pangkas pohon, ranting-ranting di dekat rumah jika sudah mendekati jaringan listik. Hindari pemasangan alat-alat listrik yang membahayakan jaringan listrik, seperti pemasangan atnena listrik mendekati jaringan listrik. GUnakan listrik secara jujur, dengan tanpa mencuri listrik menyantol , mengakali KWH meter, atau menggunakan listrik secara tidak sah . Pemasangan yang tidak sesuai standar sangat membahayakan pengguna. Berhati-hati dan selalu memberikan pengarahan kepada yang tidak mengerti kelistrikan agar selalu waspada ketika berada di dekat jaringan listrik. Kesimpulan Demikian penjelasan tentang Bahaya Listrik Dan Pencegahannya. Listrik dapat membahayakan keselamatan Anda jika tidak dikelola dengan baik . Banyak penyebab bahaya listrikyang terjadi disekitar kita antara lain isolasi kabel rusak , bagian penghantar terbuka , dan sambungan terminal yang tidak baik. Semoga bermanfaat.
Dampak sengatan listrik terhadap tubuh manusia berbeda-beda reaksinya tergantung dari besarnya arus listrik yang mengenai atau melalui tubuh manusia. Kurang dari 1 ma, sensasi sengatan hanya terasa di tangan. Di atas 3 ma, berupa kejutan yang terasa sakit dan menyebabkan kecelakaan tidak langsung. 10 Ma lebih, otot menjadi kaku hingga tidak mampu melepaskan penghantar. Bila lebih dari 30 ma, terjadi kelumpuhan pada otot pernafasan paru-paru. Di atas 50 ma, kemungkinan terjadinya gangguan irama pada salah satu bilik jantung Anda ventrikel. Antara 100 ma hingga 4 A, sudah pasti mengganggu irama salah satu bilik jantung ventrikel. Listrik dapat dikatakan kebutuhan primer dalam semua bidang kerja, baik rumah tangga, kantor maupun operasional di lapangan, maka pemakaian listrik tidak dapat dihindari lagi. Namun keselamatan kerja listrik sebaiknya jangan Anda tinggalkan untuk menciptakan kerja aman dengan listrik. Beberapa prosedur keselamatan kerja listrik yang biasa diterapkan adalah Buat Ijin Kerja untuk Overhead Power Line Memperhatikan jarak/radius aman serta tindakan aman yang direkomendasikan pada saat lifting equipmenttersangkut ke kabel listrik di atasnya. Gunakan ELCB Earth Leakage Circuit Breaker Peralatan yang berfungsi mengalihkan sengatan listrik dengan cara pengaliran arus yang ke tubuh menuju ke grounding. Pasangi Seluruh Sirkuit dengan Pelindung ELCB Sirkuit yang dilindungi oleh ELCB harus diuji setiap ulang enam bulan sekali. Periksa Check Tag Validity Sebelum memakai alat listrik portable harus melakukan visual inspection inspeksi kasat mata dengan memeriksa Check Tag Validity-nya. Barangkali ada kabel terkelupas, plug tidak lengkap, dan sebagainya. Melakukan Tagging Per-tiga Bulanan Sesuai Standar Internasional Mengecek semua peralatan listrik per-tiga bulanan, lalu mentagging alat yang masih layak pakai. Kode taggingnya Januari-Maret warna merah, April-Juni warna hijau, Juli-September warna biru, dan Oktober-Desember warna kuning. Menutup peralatan listrik dengan panel/switchgear Bertujuan mengamankan peralatan listrik yang tidak memadai. Beberapa tips pada keselamatan kerja listrik adalah sebagai berikut Lakukan inspeksi visual pada semua peralatan listrikportable. Gunakan hanya peralatan listrik dengan tag yang valid. Alat yang rusak ditag Out of Service. Pada tempat lembab, pastikan semua alat tersambung dengan Ground-fault Circuit Interrupter GFCI. Jangan mengganti fuse dengan kawat. Personal berkualifikasi saja yang boleh memperbaiki alat listrik. Jangan sentuh kabel listrik yang jatuh/tergeletak. Untuk membantu pemahaman Perusahaan hal K3, ISC Safety School Menyelenggarakan Training Ahli K3 Listrik Sertifikasi Kemnaker RI dengan keterangan sebagai berikut Daftarkan diri Anda dalam Training Ahli K3 Listrik Sertifikasi Kemnaker RI berikut Jakarta 0811-1797-484 [email protected] Surabaya dan Indonesia Timur 0811-1798-353 [email protected] Untuk informasi seputar Konsultasi dan Assessment K3, silakan klik di sini Anda Mungkin Juga Suka Artikel Terkait
penggunaan listrik berikut yang dapat membahayakan keselamatan adalah